Monday, April 27, 2009

BELAJAR HACKING :Skanning Massal Bagian 1 (WarDialing)

Monday, April 27, 2009

Salah satu aspek yang paling menarik (dan seringkali menelan banyak waktu)
dalam serangan terhadap suatu network adalah tahap "pencarian", atau
pengenalan atas network tersebut. Artikel ini saya beri judul "Skanning"
sebab saya tidak bisa menjumpai ekuivalen dari kata "scan" atau "probe"
dalam bahasa Indonesia. "Scanning", sebagai metode untuk menemukan saluran
komunikasi yang bisa dieksploit sebenarnya bukanlah barang baru. Ide
pokoknya adalah untuk menelaah sebanyak mungkin saluran, dan menyimpan
hasilnya (saluran yang bisa dieksploit, tergantung dari keperluan anda).
Dalam bidang periklanan, hal ini adalah penyumbang terbesar dalam
metodologi mereka (tebarkan iklan sebanyak mungkin, dan pasti ada aja
seseorang yang bisa di-'eksploit' lebih lanjut) - termasuk "mass spamming"
dan lain sebagainya.

WarDialing
----------
"Scanning" memasuki dunia hacking/phreaking bersamaan dengan masuknya era
sistem telepon terkomputerisasi. Coba saja bayangkan, kita sudah mempunyai
sebuah jaringan global, semua bisa dicapai melalui nada dan kode telepon
kita. Dan di sebuah lokal, bisa terdapat jutaan nomor, namun mungkin yang
akan membuat kita benar-benar tertarik hanyalah sekitar 1 persen dari
seluruh nomor tersebut, mungkin nomor-nomor tersebut adalah kelompok nomor
yang menjawab panggilan dengan nada "carrier" (untuk mendengar contoh nada
'carrier' coba saja telepon langsung nomor telepon ISP anda). Solusi logis
dari permasalahan menjumpai nomor 'carrier' tersebut adalah tentu saja
dengan mencoba mendial sebanyak mungkin nomor untuk mengetahui nomor-nomor
mana saja yang merespon dengan 'carrier'. Dari sinilah aspek "war-dialing"
lahir. Pada prinsipnya, kita bisa dengan mudah menginstruksikan modem kita
untuk mendial banyak nomor dengan sedikit pengetahuan dasar dalam
instruksi standar modem. Lihat program singkat dibawah (ditulis dalam
batch language untuk DOS):

set port=1
set number1=3160000
set number2=3160001
set number3=3160002

cls
echo Mengaktifkan modem
echo ATDT>COM%port%
choice /c:ync /t:n,2
echo H1>COM%port%
choice /c:ync /t:n,2
cls
echo Mengaktifkan Modem
echo ATDT>COM%port%
choice /c:ync /t:n,2
echo H1>COM%port%
choice /c:ync /t:n,2

echo ATDT %number1% >COM%port%
echo H1 >COM%port%
echo ATDT %number2% >COM%port%
echo H1 >COM%port%
echo ATDT %number3% >COM%port%
...

prototipe program diatas akan secara berurutan mendial nomor telepon
3160000 sampai 316xxxx tergantung selera anda. Jelas program tersebut
masih sangat sederhana dan tidak mempunyai kemampuan menyimpan nomor mana
saja yang menjawab dengan carrier. Idenya sederhana: dial sebuah nomor,
jika modem menjawab dengan CONNECT, simpan nomor tersebut, dan lanjutkan
ke nomor berikutnya, dan seterusnya. Program-program WarDialing banyak
bertebaran di Internet, yang terkenal adalah CatCalls dan ToneLoc,
keduanya bisa di-download dari arsip kecoak. direktori
/eksploit/fonedialer.

Aplikasi WarDialing
-------------------
Tentu saja kamu bisa menginstruksikan komputermu untuk mendial seluruh
nomor dari 000-0000 sampai 999-9999, tapi bayangkan berapa banyak waktu
yang diperlukan. Untuk mereka yang cermat, solusinya jelas, untuk
memperpendek rentang nomor yang ditargetkan. Untuk menjumpai nomor-nomor
potensial yang bisa ditargetkan biasanya digunakan sedikit guide seperti:

1. Coba perusahaan besar atau institusi pemerintah
2. Lihat di buku telepon nomor yang mereka punyai
3. Karena biasanya perusahaan atau institusi pemerintah mempunyai blok
nomor sekaligus (Contoh, misalnya target kamu adalah BPPT, dan lihat bahwa
nomor-nomor telepon kantor mereka berkepala 314, 315, dan 316, maka bisa
dicoba mulai dari 314-0000 sampai 316-9999).
4. Ingatlah bahwa kamu hanya masih dalam tahap 'meraba-raba', jadi ada
kemungkinan modem kamu bertemu dengan manusia biasa, mesin penjawab
telepon, mesin faksimil, bermacam-macam PBX atau PABX, bermacam-macam
sistem komputer lain, dan banyak lagi kemungkinan). Dari semua nomor yang
direkam oleh ToneLoc/CatCall sebagai 'carrier tone', perlu kamu konfirmasi
secara manual apa sebenarnya yang menjawab. Ada kemungkinan (besar) kamu
bertemu sebuah prompt untuk sistem tertentu, cari informasi lebih lanjut
tentang sistem tersebut lewat internet (coba lihat apakah ada eksploitnya,
siapa pembuatnya, dll). Untuk daftar prompt-prompt yang familiar, lihat
lagi artikel HackingFAQ kecoak di edisi #1.

Catatan Akhir
-------------
Sampai disini dulu artikel scanning ini. Satu kata peringatan adalah agar
pembaca semua menerapkan kehati-hatian (seperti anonimitas, dll) dalam
eksplorasi ini. Jangan takut untuk mencoba, tapi tetaplah berhati-hati.
Jangan lupa baca artikel berikutnya mengenai scanning melalui TCP/IP.

-JiroKul



Related Posts



0 comments:

Post a Comment